Wednesday, January 30, 2013

MANADO

Thank's God aku bisa singgah di Manado meskipun cuma 4 hari. Manado adalah salah kota yang ingin aku kunjungi karena di Manado menawarkan salah satu keindahan alam taman bawah laut yaitu Bunaken. Akhirnya kesampean juga bisa mendarat di kota ini, meskipun ndak sempat mampir ke Bunaken yang letaknya di seberang kota Manado, yaitu di Pulau Manado Tua. 

Inilah hasil jepret-jepret dari camera Handphone selama 4 hari di Manado,selepas pulang kerja

 pohon Kaih Natal dari balkon KFC

Depan cafe The Sense

 view belakang Mall Mantos

 Rekor Muri Pohon Kasih Natal

pemandangan sore dari lantai 5 Kanwil BNI Manado

 
                                                             Tinutuan/Bubur Manado

n'Good Bye Manado, see you soon in my next trip...
Coming soon...LUWUK !
udah lama banget ga cas-cis-cus haha-hihi di blog ini. Mungkin karena kesibukan OJT IST di Jakarta. Ngomong-ngomong tentang OJT ku di BNI, sempat deg-degan ketika detik-detik pengumuman daerah penempatan. Jauh dari yang ku bayangkan, aq berharap penempatan di daerah Jawa biar dekat dengan orang tua...apa yang terjadi???semuanya ga kesampean, shock membaca penempatan ku karena HANYA AKU, SEORANG CEWEK yang ditempatkan di wilayah Manado, dan coba tebak dimana tepatnya penempatanku, Yaphhhhh, LUWUK...entah daerah mana itu, aku pun baru mendengarnya saat itu. Sempat terharu, lunglai, pikiran kacau, hari-hari sebelum eberangkatan ndak fokus, karena tak terbayangkan aku nantinya kurang lebih 2 tahun berada di Luwuk. Tapi apa mau dikata, di awal tanda tangan kontrak, aku bersedia untuk ditempatkan di seluruh Indonesia..so, life must go on!yeahhhh....

11-01-2013
Pada hari itu, Sabtu, aku packing barang-barang yang ada di kos. Mau muntah lihat barangku yang meluap tak beraturan, saking banyaknya. so, total ada 3 koper yang harus aku bawa, 1 tas ransel kecil, 2 kardus besar barang-barang yang harus aku relakan untuk ditinggal sementara di Jakarta (aku titipkan Budheku)

12-01-2013
Minggunya, jam 08.00 pagi aku berangkat ke Bandara dari Ciputat diantar segenap keluarga. Flight-ku jam 10.55 WIB. Sampai di Bandara aku check-in dan apa yang terjadi???Yesss...aku over baggage 27 Kg dari total barangku semuanya adalah 47 Kg. Sungguh prestasi yang mengagumkan karena 27 x Rp.34.000 adalah Rp.921.000 hanya untuk sebuah bagasi. Harga ini setara dengan tiket PP JKT-SBY pada harga normal, wowwww!


Jam 16.00 WITA aku tiba di bandara Sam Ratulangi Manado, disambut 2 bidadari Mbak Ata dan Mbak Anggi, yang kesemuanya adalah seniorku yang penempatan di Manado. Kesan pertama turun dari pesawat di Manado, kota ini PANASSSS...tapi ga sebising dan seruwet Jakarta. oke, very well thank you aku bisa singgah di Manado meskipun cuma 4 hari, dan aku berpikir kesempatan ini jarang kita dapatkan, yaitu jalan-jalan gratis ke Manado, yeahhhhh!

next...coming soon


Wednesday, October 31, 2012

Hope is a good thing


hope is a good thing for us...

Harapan...
Harapan adalah sebuah impian seseorang, keinginan di hati terdalam akan hal yang baik
Namun harapan akan hal yang baik dapat mudah sirna jika kita tidak bergegas untuk bertindak, mengubah nasib kita dan berkomitmen untuk mewujudkan harapan itu
Setiap orang tentunya punya pengharapan masing-masing, baik dalam Doa, Ucapan, pandangan mereka akan sebuah resolusi di hari esok, bulan depan, tahun mendatang dan seterusnya
Harapan itu indah, dan harapan bisa kita jadikan motivasi untuk kita dalam mengambil segala peluang dalam hidup, menentukan sebuah keputusan, bahkan dengan Harapan kita bisa menorehkan sedikit warna saat kita berproses dan berkarya di kehidupan ini

Berbicara tentang Harapan, saya tentunya juga punya pengharapan dalam segala tindakan yang ambil...
Ketika saya bertindak "A" atau nasib saya berkata "A" tentunya saya akan menyelipkan sebuah angan-angan dengan Harapan "B"
Sebagai contoh, ketika saya memulai karir di dunia Perbankan ini, dalam hati terlintas akan sebuah Harapan "saya berharap bisa menjadi Banker yang jujur dan profesional"...sederhana saja, namun tentunya di keseharian saya, harapan itu tidak akan terwujud begitu saja, semudah membalikkan telapak tangan. Banyak yang harus saya benahi dalam diri saya ketika saya menginginkan harapan itu.
Sebagai contoh, saya adalah orang yang kurang disiplin, saya harus segera membuang jauh-jauh sifat itu
saya orang yang ceroboh, tidak mungkin seorang Banker mempunyai sifat ini, jadi saya coret sifat ini dalam diri saya. Saya terkadang kurang fokus, tentunya orang akan berpikir Banker macam apa yag tidak bisa fokus pada pekerjaannya, apalagi tanggung jawab yang diserahkan padanya.
So, Harapan itu sederhana...Cukup mensyukuri peluang yang diberikan kepada kita, berbahagialah akan kondisi yang sekarang, dan jalani saja dengan hati ikhlas apa yang sudah menjadi tanggung jawabmu.
Selamat berkarya, berproses dan beresolusi untuk jadi sosok yang lebih bermanfaat.



Tuesday, October 30, 2012

9:21 pm

listening At the end of the day by Emi Fujita...

sesaat ada muncul rasa kangen kepada seseorang di masa lalu
seseorang yang menjadikanku lebih dewasa
seseorang yang mengisi kekosonganku
seseorang yang melengkapi kekuranganku
seseorang yang sudah mengenalku, luar dalam baik buruk, segala kecerobohanku, keteledoranku, keras kepalaku...

maaf....
maaf...
sekali lagi maaf....
ini sudah rancangan yang Di Atas
yang memiliki kehendak atas jalan hidup tiap umatNya

maaf...dan terima kasih

9:33 pm...hidungku mampet, matapun berkabut

pahit manisnya persahabatan itu...


>> menjabat hangat tanganmu, dan saling memperkenalkan nama malu-malu
>> mencari topik yang keren, supaya bisa berbicara denganmu…
>> menyunggingkan senyum terbaik, dan berpura-pura tertawa meski ceritamu tidak lucu…
>> menawarkan setiap bantuan, mengiyakan setiap ajakan
>> akhirnya…rasa sayang dan respect yang sesungguhnya (meski sedikit) itu muncul
>> ketika... sayang dan respect itu makin lama makin ada karena terbiasa bergaul dan bersama
>> obrolan serius, curhatan tengah malam, saling kritik mengkritik (meski kadang muncul rasa tidak terima), pesta indomie, berbagi makanan, berbagi tempat tidur, nonton film bersama, ngemall bersama, berpetualang bersama, meminjam uang tanpa rasa sungkan kala dompet kandas…menyeka air mata kawan ketika sedih menggelayutinya…
>> ketika terpisah karena jarak…seminggu dua minggu tiga minggu rasa kangen dan sedih  selalu jadi peran utama
>> ketika kita punya dunia baru, teman baru, pekerjaan baru, rutinitas baru, impian baru… yang terdahulu hanyalah pelengkap hidup semata…karena yang sekarang lebih nyata dan menjanjikan
>> ketika suatu saat merenung dalam sebuah kesepian, menerawang dalam memori2 masa lalu…ingin rasanya kembali ke masa itu, memeluk sahabat kita dan tak ingin kembali ke masa sekarang…
>> pahit manisnya persabahatan itu seperti secangkir kopi., nikmatnya terasa ketika masih panas, saat sudah menjadi dingin tak ada keinginan secuil pun untuk meminumnya, namun ketika jenuh membayangi kita, rindu akan menyeduh kopi itu muncul kembali….
>> pahit manisnya persahabatan itu seperti hujan di musim kemarau...rasa sejuknya sesaat, membuncah hati terdalam..namun ketika hujan berhenti, rasa malas kembali menggelayuti dan berharap bertemu hujan itu kembali, secepatnya...

by: Erlanda-galauwer.com