Tuesday, October 30, 2012

pahit manisnya persahabatan itu...


>> menjabat hangat tanganmu, dan saling memperkenalkan nama malu-malu
>> mencari topik yang keren, supaya bisa berbicara denganmu…
>> menyunggingkan senyum terbaik, dan berpura-pura tertawa meski ceritamu tidak lucu…
>> menawarkan setiap bantuan, mengiyakan setiap ajakan
>> akhirnya…rasa sayang dan respect yang sesungguhnya (meski sedikit) itu muncul
>> ketika... sayang dan respect itu makin lama makin ada karena terbiasa bergaul dan bersama
>> obrolan serius, curhatan tengah malam, saling kritik mengkritik (meski kadang muncul rasa tidak terima), pesta indomie, berbagi makanan, berbagi tempat tidur, nonton film bersama, ngemall bersama, berpetualang bersama, meminjam uang tanpa rasa sungkan kala dompet kandas…menyeka air mata kawan ketika sedih menggelayutinya…
>> ketika terpisah karena jarak…seminggu dua minggu tiga minggu rasa kangen dan sedih  selalu jadi peran utama
>> ketika kita punya dunia baru, teman baru, pekerjaan baru, rutinitas baru, impian baru… yang terdahulu hanyalah pelengkap hidup semata…karena yang sekarang lebih nyata dan menjanjikan
>> ketika suatu saat merenung dalam sebuah kesepian, menerawang dalam memori2 masa lalu…ingin rasanya kembali ke masa itu, memeluk sahabat kita dan tak ingin kembali ke masa sekarang…
>> pahit manisnya persabahatan itu seperti secangkir kopi., nikmatnya terasa ketika masih panas, saat sudah menjadi dingin tak ada keinginan secuil pun untuk meminumnya, namun ketika jenuh membayangi kita, rindu akan menyeduh kopi itu muncul kembali….
>> pahit manisnya persahabatan itu seperti hujan di musim kemarau...rasa sejuknya sesaat, membuncah hati terdalam..namun ketika hujan berhenti, rasa malas kembali menggelayuti dan berharap bertemu hujan itu kembali, secepatnya...

by: Erlanda-galauwer.com

No comments:

Post a Comment